tak elak kian menghadang
hadapi sama berani
tekad belia tak bertepi
berkali jatuh
jua tertatih
gerapai merengkuh
pertanda deras peluh
tempaan jiwa raga
toreh asa angkasa
pelita kedar kuncup
manisnya kau kecup
wahai ananda
pelangi janji temani
teduhi sukma nurani
semilir penyejuk cita
Jogja, 6 februari 2011; 22:50 wib
0 komentar:
Posting Komentar